Kembali ke Beranda Laka & Kriminal

22 Desa Wisata Terdampak Gempa Flores Masih Ditutup untuk Wisatawan

Detikcom
Bagikan WA
22 Desa Wisata Terdampak Gempa Flores Masih Ditutup untuk Wisatawan
Klik untuk Perbesar Foto

Sebanyak 22 desa wisata yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih ditutup untuk kunjungan wisatawan. Puluhan desa wisata yang belum beroperasi itu tersebar di sejumlah kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, Flores Timur, dan Sikka.

Sebaran desa wisata yang masih ditutup, yakni Desa Wisata Bukit Potong di Manggarai Barat; Desa Wisata Liang Bua, Ranaka, Ruteng P'u, Tengku Iese, Tengku Siwa, dan Watu Lerong di Manggarai; serta Desa Wisata Golo Lijun, Nanga Mbau, Tengku Leda, dan Desa Satar Padut di Manggarai Timur.

Kemudian, Desa Wisata Anakoli-Pantai Kota Jogo, Kampung Adat Tutubhada, Labolewa, Mulakoli Ebulobo Permai, Kampung Pajoreja-Ululoga, Wajo Traditional Village di Nagekeo; Desa Wisata Pemo Kelimutu di Ende; Desa Wisata Kajadoi, Umauta, dan Egon di Sikka; serta Objek Wisata Waiplatin di Desa Mokantarak di Flores Timur.

Saluran Resmi Bebas Spam

Ikuti Saluran WhatsApp KupangNow

Dapatkan info laka mendesak, jalan rusak, dan peristiwa Kota Kupang langsung di HP Anda.

Gabung Saluran WA

Sumber Pemberitaan Asli

Diterbitkan oleh rekan media Detikcom.

Baca Selengkapnya di Detikcom ➔