Laka & KriminalDetikcom

Korban Tewas Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 136, 1.762 Orang Luka-luka

Korban tewas akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah. Kini korban meninggal dunia menjadi 136 orang. "Korban (meninggal dunia) gempa langsung: 48 (orang). (Korban meninggal) tidak langsung: 88 (orang)," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, Kamis (10/9/2026) dilansir dari detikNews .

Korban Tewas Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 136, 1.762 Orang Luka-luka
Laka & KriminalDetikcom

2 Prajurit TNI Kakak-Adik Penganiaya Warga di NTT Akan Diproses Hukum

Dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) penganiaya warga Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Syarif akan diproses hukum. Proses hukum keduanya dilakukan sesuai mekanisme internal TNI. Kedua prajurit itu adalah Sertu Ari Yusril dan Pratu Ary Risda. Ari Yusril bertugas di Kupang, sementara Ari Risda adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Golo Lajang, Koramil Macang Pacar, Manggarai Barat. Keduanya berstatus kakak dan adik. "Kami di mana setiap ada kejadian perkara, proses tetap kami laksanakan seperti yang sudah kami lakukan dalam waktu dua hari ini. Kami mengambilkan keterangan, mengumpulkan para saksi-saksi, dan lain sebagainya. Karena semua itu adalah bagian dari konsekuensi," kata Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung, dalam konferensi pers di Labuan Bajo, Rabu (9/9/2026) malam.

2 Prajurit TNI Kakak-Adik Penganiaya Warga di NTT Akan Diproses Hukum
Saluran Resmi Bebas Spam

Ikuti Saluran WhatsApp KupangNow

Dapatkan info laka mendesak, jalan rusak, dan peristiwa Kota Kupang langsung di HP Anda.

Gabung Saluran WA
Laka & KriminalDetikcom

2 Prajurit TNI Aniaya Warga di NTT Ternyata Kakak-Adik, Dipicu Sengketa Lahan

Dua prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang menganiaya warga Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata kakak beradik. Penganiayaan terhadap warga bernama Syarif itu dipicu sengketa lahan antara keluarga kedua prajurit dan keluarga korban yang telah bergulir sejak 2014. Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung membenarkan pemukulan tersebut. Kedua tentara itu juga telah dimintai keterangan. Kedua prajurit tersebut bernama Sertu Ari Yusril dan Pratu Ary Risda. Keduanya berasal dari kampung yang sama dengan Syarif.

2 Prajurit TNI Aniaya Warga di NTT Ternyata Kakak-Adik, Dipicu Sengketa Lahan
Laka & KriminalDetikcom

RSUD Aeramo Lakukan 80 Tindakan Operasi di Tengah Darurat Pascagempa Flores

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo tetap memberikan pelayanan kesehatan di tengah kondisi darurat pascagempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, rumah sakit yang berlokasi di Kabupaten Nagekeo, NTT, melayani hampir 80 tindakan operasi di tengah keterbatasan pascagempa. "Dengan dua ruang operasi yang tersedia, hampir 80 tindakan operasi telah dilakukan. Bahkan operasi tetap berlangsung pada saat gempa terjadi," ujar Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat meninjau langsung RSUD Aeramo, Rabu (9/9/2026).

RSUD Aeramo Lakukan 80 Tindakan Operasi di Tengah Darurat Pascagempa Flores
Laka & KriminalTimur Today

Gempa Kembali Guncang Flores, 47 Km di Utara Manggarai

Manggarai, timurtoday.id - Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah Sabtu (15/8) pagi terjadi di Mbay, Nagekeo dengan Magnitudo 7,7. Pada Senin (7/9) pukul 17.40 wita gempa bumi tektonik dengan magnitudo Magnitudo 4.4 terjadi Utara Ruteng, Manggarai. BMKG Kupang memginformasikan kedalaman gempa mencapai 9 km di dasar laut dengan episenter gempa [...]

Laka & KriminalTimur Today

Kasus GOR Kabupaten Kupang Berlanjut, Polda NTT Gelar Perkara Bersama Kortas Tipikor Polri

Kupang, timurtoday.id - Proses hukum dugaan tindak pidana korupsi dana pembangunan GOR Komitmen kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berlanjut. Penyidik subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda NTT baru saja melangsungkan gelar perkara bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan ahli pidana pada 3 Agustus 2026. "Dapat kami sampaikan bahwa terkait dugaan tindak [...]

Laka & KriminalTimur Today

Gempa Susulan di Flores Mulai Berkurang

Kota Kupang, timurtoday.id - Frekuensi kejadian gempa susulan dari Gempa bumi Flores M7,7 mulai menunjukan pola penurunan di hari ke-24 pasca kejadian yang terjadi Sabtu (15/8) lalu. Data terbaru BMKG stasiun Geofisika Kupang, Senin (7/9) siang menunjukan di hari ke-24 atau Senin (7/9) pukul 11.00 WITA kejadian gempa susulan sebanyak 75 kejadian. Jumlah tersebut menurun [...]

Gempa Susulan di Flores Mulai Berkurang
Laka & KriminalTimur Today

Anggota Satlantas Yang Viral Karena Diduga Minta Uang Diperiksa Propam Polres Kupang

Kupang, timurtoday.id - Kapolres Kupang AKBP. Adhitya Octorio Putra S.I.K, menunjukan komitmennya dalam menindak tegas jajarannya yang tidak profesional. Oknum anggota Satlantas Polres Kupang yang viral di media sosial karena diduga meminta uang kepada oknum pengendara sepeda motor diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh Seksi Propam Polres Kupang.l,(Sabtu 5/9) Kapolres Adhitya Octorio Putra melalui kasi [...]

Laka & KriminalTimur Today

Akpol Bantu Korban Gempa di Manggarai Barat, Ada Beras, Paket Sembako dan Alat Tulis

Labuan Bajo, timurtoday.id - Di tengah masa pemulihan pasca gempa bumi Flores, Sabtu (15/8) lalu, bantuan terus berdatangan dari sejumlah elemen untuk meringankan beban ribuan warga terdampak di tujuha kabupaten di wilayah Flores, NTT. Jumat (28/8/2026), Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri hadir langsung di tengah warga terdampak di Kabupaten Manggarai Barat untuk menyerahkan bantuan berupa [...]

Akpol Bantu Korban Gempa di Manggarai Barat, Ada Beras, Paket Sembako dan Alat Tulis
Laka & KriminalTimur Today

Uraian Polda NTT Tentang Proses Penetapan Tersangka 3 Anggota DPRD TTU

Kota Kupang, timurtoday.id — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melalui Bidang humas, Jumat (28/8) menggelar konferensi pers terkait proses pengusutan kasus dugaan tindak pidana kekerasan terhadap tubuh berupa penganiayaan dan/atau pengancaman menggunakan kekerasan verbal yang diduga menyebabkan korban dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, S.Ked, atau dr. Icha, mengalami gangguan kesehatan berupa depresi berat [...]